Masa Depan Itu Seperti Rumah

Meniti  sebuah masa depan itu seperti  membangun sebuah rumah. Setiap manusia mengimpikan masa depan yang cerah, indah dan tentunya bahagia. Untuk mendapatkan masa depan seperti itu, kita perlu persiapan dan langkah yang tepat dan tentunya benar. Banyak tahapan yang akan kita lalui untuk mendapatkan masa depan yang kita inginkan. Jika diibaratkan, Meniti  sebuah masa depan itu seperti  membangun sebuah rumah. Membangun sebuah rumah mempunyai tahapan-tahapan yang harus dilakukan dengan tepat dan benar agar rumahnya bisa berdiri dengan kokoh nan indah. Tahapan dalam meniti masa depan diantaranya adalah dengan membuat desain, pondasi, rangka besi, dinding, atap, dan finishing.

Desain

Sebelum membangun rumah, kita harus punya desain, denah, dan gambar rumah yang kita inginkan.  Desain itulah yang menjadi masa depan, cita-cita, atau harapan yang akan kita raih. Kita harus memantapkan diri dengan masa depan tersebut, agar setiap langkah, arah, atau tindakan yang kita ambil selalu menuju masa depan yang kita inginkan. Dalam membuat desain, kita perlu memiliki referensi masa depan yang baik, misalnya dengan bertanya kepada orang tua atau dengan membaca buku. Tahap membuat desain ini harus dilakukan ketika kita masih kecil, misalnya saat SD. Setelah memantapkan hati dengan desain yang telah kita tentukan, maka saatnyalah kita untuk mulai membangun pondasi.

Pondasi

Setiap rumah harus mempunyai pondasi, agar rumahnya bisa berdiri dengan mantap. Begitu juga dengan masa depan, kita harus mempunyai pondasi atau dasar-dasar yang kuat untuk mencapainya. Dasar-dasar itu bisa seperti :
  1. Ilmu Pengetahuan Ilmu pengetahuan adalah dasar yang utama. Ibarat sebuat pondasi, Ilmu pengetahuan inilah yang menjadi batunya. Ilmu inilah yang disusun rapih untuk menjadi pondasi yang kuat.  Ilmu pengetahuan yang dimaksud disini misalnya dengan menguasai mata pelajaran yang berkaitan dengan masa depan atau cita-cita yang kita inginkan. Misalnya kita ingin menjadi dokter, maka kita harus menguasi ilmu Biologi, Fisika, Kimia, Matematika ataupun mata pelajaran lain yang mendukung kita untuk menjadi dokter. Nilai yang tercantum pada Ijazah SD, SMP, dan  SMAlah yang akan membuktikan bahwa kita menguasai bidang tersebut.
  2. Tekad yang kuat Tekad yang kuat merupakan material penting dalam membangun sebuah pondasi. Tekad itu diibaratkan seperti semen yang mengikat batu agar rapat dan tetap kuat. Tekad ini harus ditanamkan pada diri kita atau kepada anak kita sejak dini. Butuh waktu yang cukup lama untuk menguatkan tekad untuk mencapai masa depan atau cita-cita yang kita inginkan. Tekad yang kuat ini menjadi penting ketika kita menghadapi hambatan. Contoh hambatan misalnya kondisi lingkungan sekitar, Kondisi kesehatan, Kondisi financial, Kondisi keluarga, ataupun kondisi-kondisi lain yang bisa menggagalkan usaha kita untuk meraih masa depan. Disinilah peran utama tekad tersebut agar kita tetap kuat dan berdiri pada jalan yang tepat menuju masa depan yang kita harapkan.
  3. Dukungan financial Dalam sebuah pondasi, Poin ketiga ini diibaratkan sebagai pasir. Pasirlah yang kemudian dicampur dengan semen untuk mengikat batu-batu yang kita susun menjadi pondasi. Peran financial sangat mendukung tercapainya masa depan yang kita inginkan. Oleh karena itu, kita harus memperhitungkan setiap biaya yang akan kita keluarkan dalam mengejar masa depan dan cita-cita.
  4. Dukungan dari Keluarga Dukungan keluarga diibaratkan sebagai air yang digunakan untuk menyatukan pasir dan semen agar menjadi adonan yang bagus. Air juga kemudian digunakan untuk membasahi batu agar adonan bisa melekat dengan kuat. Dukungan dari keluarga memiliki peran yang vital, karena dukungan inilah yang akan menentukan pondasi itu kuat atau tidak.


    Tanpa dukungan keluarga, kita akan susah untuk belajar mengusai mata pelajaran, tidak akan ada yang membantu menguatkan tekad kita, dan yang paling utama kita akan kesulitan dalam mengumpulkan financial. Oleh karena itu, kita harus meminta dukungan keluarga pada setiap langkah yang kita ambil. Kita harus minta doa dan restu mereka untuk mengejar apa yang kita inginkan. Dan kita juga harus tanamkan pada diri sendiri, bahwa masa depan atau cita-cita yang kita raih ini bertujuan untuk membanggakan keluarga dan akan mengubah hidup mereka kelak. Tahap membuat pondasi dilakukan ketika SMP.



                                            1  Selanjutnya...
Blog, Updated at: 19.56