Tips Agar Disenangi Bos atau Atasan

Apakah anda ingin menjadi karyawan yang sukses? ingin tahu cara agar disukai atau disenangi bos, atasan, atau bahkan semua orang? Anda ingin meraih karir dengan cepat, naik pangkat terus? Ingin semua menyenangkan? ingin suasana lingkungan kerja terasa nyaman dan selalu bergairah?. Silahkan baca dan terapkan tips berikut di lingkungan kerja anda. Beberapa hal yang wajib anda tanamkan pada diri anda adalah:



Sikap
Pondasi utama yang harus anda lakukan adalah menata sikap, kurangi sikap negatif anda dan lebihkan sikap positif. Beberapa sikap yang bisa membuat anda cepat berkembang dan pintar adalah :

Sikap berpikir positif
Apapun yang anda hadapi, berita apapun yang anda terima dan keadaan apapun yang sedang menimpa anda, jalani saja dengan sikap positif. Jangan terlalu cepat mengambil keputusan dan lakukan segalanya menuju arah masalah. Jadi jika dimarahi bos berfikir positif saja, mungkin si bos lagi ngetes atau mungkin saja semalam diamuk istrinya. Biarpun dimaki-maki atau dilempar gelas sekalipun yang penting tetap berfikir positif. Kalaupun sudah tidak betah mungkin sudah waktunya anda pindah kantor atau ganti haluan pekerjaan.

Sikap mau belajar
Belajarlah terus kepada atasan anda, kalau belajar langsung ke-1 atau ke-2 tingkat diatas anda, itu lebih bagus. Pelajari kelebihan dan sisi positif mereka, pelajari yang bisa membuat mereka senang, seperti Hobinya, prestasinya, atau spesialisasinya. Intinya pelajari kelebihan-kelebihan dan jangan lupa pelajari pula kelemahan mereka.
Nah, biasanya sikap seorang bawahan yang merasa sudah cukup ilmu akan berusaha mencari perusahaan baru yang memberi gaji lebih besar atau membuat usaha baru yang diyakininya akan sukses.

Belajar hal-hal biasa bukan berarti anda bodoh atau anda kurang mampu dalam berpikir. Belajar adalah proses mengasah diri yang seharusnya terus dilakukan tanpa berhenti dan tanpa kata sempurna.
Belajarlah kepada bawahan anda, seperti halnya anda belajar kepada atasan anda.

Sikap suka menolong
Disuasana kerja, anda harus selalu enjoy suka menolong. Tidak pandang bulu, semua orang yang ada dilingkungan kerja anda seperti security, office boy, bahkan cleaning service harus menjadi teman dan mitra anda dalam berbagai keadaan.
Kalau ada yang mengusik teman anda cobalah membuat cara atau trik untuk membantunya agar dia tetap merasa senang, mungkin dengan cara membalas usikan itu pada pelakunya. Dijamin anda akan seperti pahlawan bagi teman anda. Sikap suka menolong biasanya diikuti dengan sikap pemaaf dan jujur dalam bertindak.

Manajemen Diri
Porsi kerja anda harus maksimal, artinya anda harus mengerjakan tanggung jawab yang dibebankan kepada anda yang diberikan oleh perusahaan sesuai dengan kedudukan/posisi jabatan yang anda sandang harus 150%, artinya porsi 50% adalah murni tugas anda, sedang 100% adalah tugas bawahan anda. Maksdunya, jika suatu waktu atasan anda berhalangan atau tidak bisa bekerja, anda bisa menolong dan membantu tugasnya secara benar. Inilah kesempatan anda diuji oleh perusahaan, jika anda melakukannya dengan benar maka berita bagus akan selalu bersama anda. 

Tentu saja anda harus melakukannya dengan sepengetahuan atasannya atasan anda atau bos besar supaya mereka tahu anda the man behind the gun, jadi pujian dan penghargaan tidak jatuh pada atasan anda terus. Mengerjakan pekerjaan atasan anda jika sewaktu-waktu berhalangan hadir juga membuat anda bisa mandiri dan siap di segala medan. Kalau bos besar anda melihat dan mengetahui pasti akan merasa senang memberi gaji yang besar kepada anda.

Main strategi
Bekerja cerdik dan pintar, serta bisa mengatur strategi semulus mungkin, itu yang harus anda lakukan. Sebisa mungkin anda tidak selalu memilih-milih pekerjaan yang dibebankan saat itu, jika menerima tugas atau pekerjaan baru, jalani saja sebagai ujian diri/tantangan. Jika tidak menerima suatu pekerjaan baru, dan merasa monoton dengan pekerjaan itu coba lirik dan amati pekerjaan atasan anda, kalau perlu pelajari dan lakukan pekerjaan itu bersama atasan anda. Meminta izin atau mencoba belajar mengerjakan pekerjaan atasan anda adalah hal yang spesial dan patut anda senangi. Ini penting  bagi karir anda, makanya jangan takut dicemoh atau dikatakan bodoh oleh teman kerja ketika pekerjaan atasan anda kerjakan karena jawabannya adalah anda ingin belajar dan mau mengetahui pekerjaan itu seperti apa.
Nah, ternyata ada manfaatnya. Suatu ketika atasan anda mendadak sakit, tidak bisa datang untuk bekerja, padahal saat itu pekerjaanya cukup banyak. Kesempatan inilah yang harus digunakan sebaik mungkin untuk membantu mengerjakan pekerjaan atasan tersebut, dan berusaha meyakinkan kepada bos besar bahwa semuanya bisa diatasi dan bisa berjalan lancar meski tanpa atasan.
Yakinkan bos besar anda bahwa semua pekerjaan berhasil baik, jual talenta dan skil anda saat itu, siapa tahu, di saat atasan anda mendapat promosi jabatan dan karier atau dipindahkan ke posisi lain, maka 90% peluang anda bisa menggantikan posisinya. Atasan anda akan merekomendasikan ke bos besar bahwa anda layak menggantikan posisinya. Tapi jangan banyak berharap. Nah asyik kan?

Mengambil Hati
Anda harus pandai mengambil hati/mencuri perhatian. Anda mampu melakukan tindakan-tindakan yang positif dan cemerlang di situasi yang penting. Anda harus mampu membuat orang lain merasa nyaman dan menaruh hormat kepada anda. Maaf, bedakan dengan mencari muka. Kalau mencari muka biasanya suatu tindakan membual, aktingnya layak aktor terkenal di saat bos sedang mengamati anda. Mencari muka biasanya dijalankan pada saat tertentu saja, dan biasanya kegiatan yang dilakukan tidak seimbang dengan kebiasaan waktu kerja normal, disaat si punya muka tidak ada, si pencari muka kelihatan sangat super idiot alias goblok.

Berani berkompetisi
Di posisi pekerjaan apapun kompetisi harus ada. Artinya anda gharus bersaing, berkompetisi secara sehat dengan rekan kerja anda yang posisinya stara dengan anda. Anda tidak bisa menilai bahwa anda akan menang dalam persaingan itu, kecuali anda bekali diri dengan sikap sabar, berpikir positif dan selalu belajar terus. Berkompetisi disini bukan  berarti anda harus selalu mencari kesalahan orang lain. Tetapi justru anda bisa menang dalam persaingan ini jika anda mampu menutupi/membantu mengatasi masalah/kelemahan-kelemahan orang lain. Datang dan hadirlah di tengah-tengah rekan kerja anda sebagai seorang pembawa keselamatan dan pemberi solusi/pemecah masalah. Jika demikian, maka kompetisi tersebut berjalan mulus dan sesuai rencana anda dan orang lain pun tidak akan merasa dirugikan. Coba anda praktekan lalu lihat perkembangan diri anda dalam setahun.

Dulu penekanan dan tuntutan perusahaan terhadap karyawannya biasanya seputar datang bekerja tepat waktu dan tidak pernah bolos, rajin bekerja dan ramah, bekerja sesuai dengan job, bekerja keras dan tekun. Zaman sekarang, hal-hal tersebut sudah dianggap biasa dan tidak terlalu dirujuk oleh atasan dan pemilik perusahaan karena hal-hal dia atas sudah dianggap biasa dan memang harus begitu.

Satu tambahan ekstra yang bisa mendukung 5 poin di atas adalah tonjolkan sesuatu  yang beda pada diri anda!.  Beda dalam hal ini merupakan skil atau keahlian yang tidak dimiliki kebanyakan orang. Suatu hal yang membuat orang lain merasa salut dan anda selalu dibutuhkan dalam urusan ini. Coba temukan sesuatu yang spesial dalam diri anda!. Misalnya sesuatu yang spesial itu, anda pandai bernegosiasi, punya relasi luas, pandai menghibur dan selalu membuat orang lain ketawa, anda selalu memunculkanide-ide cemerlang dan sebagainya. Hal ini kelihatan sepele, tetapi orang lain akan gampang mengingat tentang diri anda.

SELAMAT MENCOBA !
(Dikutip dari Majalah Pajak News)
Blog, Updated at: 16.28